Merubah Foto Menjadi Kartun Secara Online

Sebenarnya untuk merubah foto menjadi kartun secara online sangatlah banyak di internet, bukan berarti mengecilkan MasBro sekalian untuk berkreasi ini hanya untuk sekedar pengetahuan saja, Merubah Foto Menjadi Kartun Secara Online yang aku suka adalah www.CARTOONIZE.net, kalau sampeyan tertarik silahkan kunjungi website-nya disini.

 Langkahnya sangat sederhana, misal kita akan membuat foto dibawah ini menjadi kartun;


Step 1;
Cari file di komputer sampeyan atau ambil alamat foto di internet;


Seperti ini contohnya ambil dari komputer;


Selanjutnya tekan "Upload now"


Step 2;
Cropping sesuai dengan kemauan sampeyan;


Step 3;
Ada beberapa pilihan, misal kita pilih yang seperti dibawah ini;


Step 4;
Langkah terakhir klik "Cartoonize now" tunggu proses sejenak;


Setelah selesai proses, scroll mouse keatas, maka akan terlihat gambar seperti dibawah ini dan sampeyan tinggal download, jadilah foto cartun yang keren;




Menampilkan Foto Profil di pencarian Google

Mbah Google sekalipun tidak mungkin bisa menentukan keaslian suatu artikel, yang mungkin bisa tentu saja hanya penulis artikel itu sendiri. Tapi dengan menampilkan foto Profile dalam hasil pencarian tentu akan mempunyai nilai lebih, selain terlihat bahwa kita adalah penulis asli dan itu juga menjadi kesan profesional buat kita. Coba saja sampeyan mencari artikel yang menarik di Google, sampeyan tentu akan melihat 10 hasil pencarian pertama dan bisa dipastikan semuanya mempunyai judul yang hampir mirip bahkan sama persis, lalu bagaimana jika di antara 10 hasil pencarian tersebut terpajang wajah keren sampeyan.. hehehe, tentu si pencari akan melirik  terlebih dahulu walapun artikel blog sendiri hanya berada pada urutan ke 10, itu karena halaman Mbah Google sering berisi penuh dengan teks dan dengan demikian orang mungkin akan tertarik lebih ke arah hasil yang memiliki penampilan beda (ada foto penulis maksudnya) yang melekat padanya. 

Contoh screenshot-nya seperti dibawah ini;



Langkah untuk membuatnya seperti dibawah ini;

Awali dengan Daftar Google Plus menggunakan Akun Gmail dan Pasword yang sampeyan punya, setelah Login/masuk > klik Profil > Ganti foto profil > Pilih foto dari komputer sampeyan  > atur proporsi cropping sepantas mungkin > akhiri dengan klik opsi Tetapkan sebagai foto profil. 

Selanjutnya hubungkan profil Google+ sampeyan dengan profil blogger sampeyan, dengan langkah sebagai berikut;
  1. Masuk ke dasbor blogger milik sampeyan
  2. Klik gambar seperti roda gigi di pojok kanan atas
  3. Pilih "Terhubung ke Google +"
  4. Beri tanda centang pada kotak kecil dibawah dan klik "Beralih sekarang juga"
  5. Bila diminta Sign In, masuk dengan Gmail dan pasword sampeyan
  6. Dan muncul halaman "Tambahkan blog ke profil anda" lalu centag kotak ceklis disamping blog yang akan dimasukkan ke profil Google +, kemudian "Tambahkan Blog"
Selamat kini blog Anda sudah terhubung dengan Google Plus !

Selesai kini kita tinggal menunggu Google mengindeks halaman-halaman blog kita.


Perintah Adjust di CorelDRAW

Adjust adalah perintah-perintah yang berfungsi untuk mengatur warna pada objek bitmap, pada CorelDRAW letaknya pada Menu Bar > Effects > Adjust .... dan sampeyan bisa pilih sesuai kebutuhan;

sebagai contoh misalnya gambar dibawah ini yang akan kita atur keselarasan warnanya;


Pada Menu Bar klik Effects > Adjust > Brightness/Contrast/Intensity...



Maka tampil kotak dialog perintah untuk mengatur Brightness/Contrast/Intensity... misal ketikkan -20, 20, 20 atau atur Slider sesuai dengan kreatifitas sampeyan...



Hasilnya seperti gambar dibawah ini, dan bisa dipamerkan  pada teman-teman hasil Gambar sampeyan....



Selamat Mencoba.....


PowerClip VS Intersect di CorelDRAW

Apabila sampeyan meng-Export file atau nge-Save dalam format AI, EPS atau juga SVG yang harus sampeyan perhatikan adalah jangan sekali-sekali pada desain vector sampeyan ada Efek Transparant dan PowerClip, kalau sampeyan tetep ngotot, bisa dipastikan desain vector sampeyan akan morat-marit apabila kita buka di Adobe Ilustrator, sebagai contoh gambar diatas itu background ornament menggunakan perintah PowerClip;

Sekedar untuk menyegarkan ingatan kita, cara perintah PowerClip sebagai berikut;
Group dulu background ornament, dan background masih keadaan terseleksi.



Pada Menu Bar > klik Effects > PowerClip > pilih Place Inside Frame...


Kemudian arahkan anak panah ke objek mobil;



Maka hasilnya akan seperti gambar dibawah ini;

Tekan Esc di keyboard dan hasilnya seperti dibawah ini. Nah...! desain yang seperti ini kalau kita Save atau kita Export dengan format AI akan mengalami masalah kalau kita buka dengan Adobe Ilustrator, untuk mensiasati kita menggunakan perintah Intersect;


Langkahnya cukup sederhana, seleksi kedua objek tersebut dan .....



Klik tombol/icon Intersect pada Property Bar selanjutnya Delete objek background aslinya;


Maka yang tertinggal adalah hasil perpotongan seperti gambar dibawah ini, dengan proses Intersect ini sampeyan tidak mengalami masalah pada format AI / EPS apabila dibuka pake Adobe Ilustrator;
Gampang kan ? monggo dipraktekkan...

Keterangan:
Perintah Intersect dengan banyak objek seperti langkah diatas berlaku untuk CorelDRAW X3, X4, X5, X6


Mengenal Property Bar di CorelDRAW

Suatu saat ada teman yang bertanya, "Mas tombol perintah Intersec pada Property Bar kok gak ada ya?", pertanyaan seperti ini berulang kali aku terima dari sobat corellover, dan sengaja aku posting tentang Property Bar ini untuk mempertegas apa sih Property Bar itu?
Property Bar adalah sekelompok fasilitas yang muncul bersamaan dengan menu atau perintah yang sedang kita lakukan, tampilannya akan selalu berubah dan perintah-perintah yang ada didalamnya akan menyesuaikan dengan perintah yang sedang aktif pada Toolbox. Tujuan dari Property Bar adalah untuk mempermudah pemakaian fasilitas Toolbox atau perintah yang terpilih.

Secara Default Property Bar terletak di bawah Standard Toolbar. 


Sebagai contoh misalnya Toolbox sedang aktif pada Zoom tool, maka akan memunculkan property dari Zoom tool, demikian juga dengan tool-tool yang lain. Disini kita akan dapat lebih cepat dalam mengakses perintah-perintah yang berhubungan dengan tool yang sedang aktif;


Kembali kepertanyaan diatas tentang tombol Intersect, tombol perintah ini akan muncul di Property Bar apabila ada dua objek yang terseleksi, seperti dengan tombol lain yang berhubungan dengan dua objek terseleksi juga muncul seperti Combine, Group, Ungroup, Weld, Trim, dan sebagainya;


 Demikian penjelasan singkat tentang Property Bar



Lens Flare Effect (Efek Suar) di CorelDRAW

Terkadang disaat kita memotret sebuah objek pemandangan misalnya fokus pada lensa kamera kita sedikit mengenahi sinar matahari maka film hasil jepretan kita terbakar, tapi apabila cahaya matahari lemah maka akan tercipta efek Lens Flare, contohnya seperti gambar disamping ini, dengan Corel kita bisa menciptakan efek Lens Flare meskipun gambar foto kita biasa-biasa saja;

Langkahnya sebagai berikut;
Misal kita akan menambah efek Lens Flare pada gambar dibawah ini;


Select objek (maksudnya klik pada gambar), kemudian pada Property Bar > klik Edit Bitmap...


Maka kita akan tersambung dengan Corel PHOTO-PAINT;


Selanjutnya pada Menu Bar > pilih Effects > Camera > klik pada Lens Flare...


Tampilan kotak dialog seperti dibawah ini, sampeyan bisa mengatur sendiri, setelah selesai klik tombol OK, dan jangan lupa tekan Ctrl+S dan selanjutnya tutup Corel PHOTO-PAINT;


Maka gambar tadi akan ada efek Lens Flare seperti dibawah ini hasilnya;


Selesai, Monggo selamat mencoba;


Memasang Gambar Vector pada Gelas Mug di CorelDRAW

Untuk memasang gambar vector pada gelas mug yang gambarnya seakan-akan terlihat tampak cembung, agar terlihat realistis kita harus menempatkan gambar mengikuti objek mug tersebut, disini menu yang digunakan adalah Envelope tool;




Langkahnya sebagai berikut;
Sediakan gambar gelas mug disini terlihat cembung;

Misal kita akan menempatkan gambar logo, disini gambar harus berbentuk vector (kurva);


Tempatkan gambar ditengah gelas, gambar masih keadaan terseleksi, trus di Toolbox > klik Envelope tool;


Selanjutnya geser-geser garis strip-strip yang ada di sekitar gambar logo tadi sesuka sampeyan, kalau sekiranya sudah pantas klik aja di area kosong;


Hasilnya akan seperti gambar dibawah ini;


OK selesai monggo di praktekkan !


Duplikat Objek dengan Step and Repeat di CorelDRAW

Salah satu langkah cepat untuk menduplikat atau menggandakan objek adalah dengan perintah Step and Repeat, dengan perintah ini sampeyan bisa mengatur jarak antar objek dan jumlah objek yang akan kita gandakan, kita juga bisa menggandakan objek secara Horizontal dan Vertikal, sebagai contoh kita akan menduplikat kesamping (horizontal) objek bintang di samping ini;


Langkahnya sebagai berikut, Seleksi objek dengan klik pada objek bintang, sehingga objek dalam keadaan aktif, selanjutnya pada Menu Bar > Edit > pilih Step and Repeat...


Maka akan tampil menu Step and Repeat di samping kanan layar monitor kita, sebagai contoh coba pada Horizontal Settings, ketik pada kolom Distance dengan angka 3, pada Number of copies ketik angka 2 dan klik Apply;



Maka hasilnya akan seperti gambar dibawah ini;

Dengan pengertian, Distance: 3 artinya jarak objek 1 dan objek 2 adalah 3 cm, Number of copies: 2 artinya jumlah penggandaan objek adalah 2 buah; 


Mas Bro sekalian juga bisa menggandakan objek secara Vertikal dan bisa juga Diagonal (menyamping kebawah) dengan syarat kotak Distance harus diisi angka sesuai dengan yang kita butuhkan....
Demikian monggo diotak-atik sendiri !!!