Popart Color Palettes


    SUPERMAN

    ABSTRACT

    IWAN FALS (sumber; Menggambar Vector)

Beberapa gambar diatas adalah contoh gambar dengan warna pop art, sampeyan bisa mendifinisikan sendiri apa maksud warna pop art itu!! seperti pertanyaan dari rekan kita Aditya Rahman dibawah ini;


CorelDRAW menyediakan beribu-ribu warna, sebagian yang ada adalah warna pop art, untuk mencari warna-warna pop art di CorelDRAW berdasarkan filleng sampeyan sendiri karena CorelDRAW tidak mengelompokkan jenis warna berdasarkan nama, kalau sampeyan tertarik dengan jenis warna sesuai dengan namanya sampeyan bisa intip kuler.adobe.com

sebagai contoh sampeyan akan mencari warna pop art, sampeyan ketik aja pada kotak pencarian kuler dengan kata kunci 'pop art' maka akan muncul contoh-contoh warna pop art, seperti gambar dibawah ini;

dst...........

Kalau sampeyan tertarik dengan warna-warna pop art tersebut di copy saja atau lebih mudahnya tekan tombol PrintScreenSysPq di keyboard (contoh hasil PrintScreen seperti gambar diatas) kemudian lakukan langkah seperti disini!!.

Sudah di coba?........ mudah kan?


Fungsi Shaping Pada CorelDRAW

Shaping di CorelDRAW sangat vital fungsinya, sebab dengan menu Shaping  tersebut kita bisa lebih mudah menuangkan ide untuk menghasilkan suatu pola pada objek tertentu yang  kita inginkan, sebagai contoh gambar disamping, dengan memanfaatkan menu Shaping kita akan mudah membuatnya.

Menu Shaping berfungsi jika ada dua objek saling bersinggungan. Menu shaping dibagi beberapa kelompok sesuai dengan fungsinya yaitu Weld, Trim, Intersect, Simplify, Front Minus Back, Back Minus Front, Boundary

Ada beberapa cara untuk melakukan perintah dari menu tersebut yaitu;
1. Menu Bar > Arrange > Shaping, dan pilihannya seperti gambar dibawah;


2. Pada Property Bar, icon dari menu Shaping akan muncul apabila ada dua objek terseleksi dan saling bersinggungan, gambarnya icon-nya seperti dibawah ini;


3. Menu Bar > Window > Dockers > Shaping, maka akan muncul kotak Docker perintah dari menu Shaping, seperti gambar dibawah ini;


Dibawah ini adalah penjelasan fungsi dari masing-masing menu tersebut;
Misal yang akan kita edit dengan menu Shaping adalah dua object lingkaran seperti gambar dibawah ini;


Weld: 
Berfungsi untuk menggabungkan dua object yang bersinggungan
Cara  1;
Menggunakan menu yang ada pada Menu Bar dengan yang ada pada Property Bar caranya sama;
Seleksi kedua object lingkaran tersebut, sehingga icon tombol menu Shaping akan muncul pada Property Bar, kemudian coba klik icon tobol Weld, seperti gambar dibawah ini;


Sehingga kedua object lingkaran tersebut melebur jadi satu menjadi object baru, seperti gambar dibawah ini;


Cara 2;
Menggunakan Docker Shaping;
Seleksi atau pilih salah satu object lingkaran, seperti gambar dibawah;


Kemudian klik Weld To



Arahkan Cursor pada object lingkaran yang satunya;

Maka hasilnya akan seperti gambar dibawah ini;


Trim:
Berfungsi untuk memotong object yang bersinggungan
caranya seperti langkah diatas, cuma ada perbedaan sedikit cara menyeleksi kedua object yaitu klik object pemotong dan Shift+klik object yang dipotong, kemudian coba klik icon tobol Trim maka hasilnya akan seperti gambar dibawah ini;


Intersect:
Berfungsi untuk membuat object baru hasil perpotongan dari dua object yang bersinggungan.
Caranya seleksi kedua object lingkaran tersebut, sehingga icon menu Shaping akan muncul pada Property Bar, kemudian coba klik icon tombol Intersect, maka hasilnya akan seperti gambar dibawah ini;


MasBro bisa coba sendiri menu-menu Shaping yang lain, langkah diatas merupakan contoh saja, sampeyan bisa menerapkan pada bentuk objek apa saja,
Selamat mencoba.


Cara Membuat Logo AXIS dengan CorelDRAW


Mas Bro Sekalian pernah tau logo AXIS?... ini merupakan logo unik, tidak ada duanya, kalau sampeyan adalah usaha desain logo cara ini merupakan cara yang ampuh karena kemungkinan kecil desain logo sampeyan akan dibajak orang lain, karena sekali sampeyan desain logo menggunakan cara ini orang lain akan kesulitan untuk meniru desain sampeyan, karena memang sulit menirunya, tapi untuk membuat sesuai dengan kreasi sampeyan sendiri gampang menggunakan CorelDRAW;

Pengen tau caranya? simak langkah-langkah dibawah ini;
1. Buat Kotak;


Arahkan mouse pada Mesh Fill tool;


Hasilnya seperti dibawah ini;


Pada Property Bar > Grid Size isi 5 , 5;


Ini sebagai contoh, beri warna sesuai dengan yang ada pada logo AXIS


Atur dan geser-geser node-node yang ada pada Grid;


Sampai menyerupai logo aslinya;

Hasilnya akan seperti gambar dibawah ini;


Ketik tulisan AXIS cari jenis font yang sesuai aslinya, dan selesailah sudah logo AXIS yang kita kerjakan;

Mudah kan?.. hehe.. tapi orang lain akan sulit untuk menirunya..........


Membuat Nota dengan CorelDRAW

Pada tutorial ini penulis menggunakan CorelDRAW X5
Ada berbagai macam trik untuk membuat nota atau bon, tapi trik yang satu ini merupakan trik yang aku anggap lebih cepat dari trik-trik yang lain yaitu dengan memanfaatkan menu Table yang sudah disediakan pada CorelDRAW X5, aku lupa menu ini apa sudah ada pada CorelDRAW setingkat dibawahnya, kalau sudah ada ya lumayan sampeyan yang masih menggunakan X4 atau X3........

Langkah membuatnya seperti dibawah ini;
Pada Menu Bar > Table  > klik Create New Table...


maka muncul kotak dialog Create New Table, kemudian atur jumlah Rows dan jumlah Columns, dan atur tinggi dan lebar tabel yang sampeyan buat, kalau sudah dianggap sesuai dengan keinginan klik OK;


Pada setting diatas hasilnya akan seperti gambar dibawah ini, selanjutnya di keyboard tekan Ctrl+K(Break Apart) kemudian tekan Ctrl+U (Ungroup) dan yang terakhir tekan Alt+Z (Snap To Objects);

Selanjutnya geser-geser pada garis sesuai dengan keinginan;


Kira-kira seperti ini, sampeyan juga bisa kreasikan sesuai dengan keinginan atau sesuai dengan pesanan;


Selanjutnya isi keterangan Text Artistic pada kolom yang ada, kira-kira seperti gambar dibawah ini;


Menurutku sementara cara ini adalah cara yang paling cepat untuk membuat nota. Selamat mencoba


Membuat Nomor Halaman Otomatis pada CorelDRAW

Mungkin sampeyan masih asing dengan membuat nomor halaman pada CorelDRAW, tidak seperti pada MS word yang memang sudah biasa kita gunakan, penomoran halaman atau page numbering pada CorelDRAW bisa dilakukan secara otomatis, dengan menggunakan macros bawaan dari CorelDRAW;

Sebagai contoh cara buatnya sebagai berikut;
Misal kita buat 4 halaman dengan klik tanda plus seperti gambar dibawah ini;

Selanjutnya pada Menu Bar > Tools > Macros > klik Run Macros...


Sehingga tampil kotak dialog Run Macros, lakukan langkah urut nomor;
1. Pada Macros in; pilih GlobalMacros (GlobalMacros.gms)
2. Pilih CorelMacros.PageNumbering
3. Klik Run


Sehingga muncul kotak dialog Page Numbering 3 tab; General, Font, Effects



Label Text; untuk mengatur penomoran, tanda # untuk menandai nomor, secara default cuma ada tanda "#" di form tersebut dan pada halaman akan tertulis 1,2,3,4,5,6,7,8, dst.... Namun jika kita  memodifikasi, misalkan kita menginginkan halaman diawali 100# maka pada halaman anda akan tertulis 1001, 1002, 1003, 1004, dst... atau dimodifikasi seperti ini 100#00 maka yang akan tertulis di halaman nantinya adalah 100100, 100200, 10300, 100400, 100500, 100600, 100700, ... dst , untuk tanda * akan menampilkan jumlah halaman kita. Misal kita ingin menandai "halaman ini" dari "jumlah halaman". penulisannya seperti ini;  # dari * halaman, maka yang muncul adalah 1 dari 4 halaman , 2 dari 4 halaman dst... nah sekarang sudah menguasai # dan * kan
Left Right Margin; Batas kiri dan kanan dokumen
Top Bottom Margin; Batas atas dan bawah dokumen
Clear Label; Untuk membatalkan perintah pemberian halaman / Page Numbering

Tab Font;


Font;  untuk mengatur jenis font yang akan dipakai untuk penomoran Halaman
Font Alignment; untuk mengatur letak nomor halaman, misal kita pilih Bottom Center (Halaman akan ditaruh di bagian Bawah dan letaknya di tengah)
Font Size; mengatur ukuran besar kecilnya nomor halaman, atur sesuai selera
Font Color; mengatur warna nomor halaman, bisa merah, hitam, biru, untuk mengatur klik change color

Tab Effect;
untuk mengatur efek penomoran halaman. Jika sudah selesai klik Apply, lalu Exit untuk menutup kotak dialog Page Numbering

Maka apabila sampeyan buka satu persatu pada setiap halaman otomatis akan muncul nomor, seperti dibawah ini;


Selamat mencoba;


Color Management pada CorelDRAW X5


Color Manajement atau Manajemen Warna adalah penyelarasan warna pada  perangkat Komputer seperti Monitor, Scanner, Kamera Digital dan Printer untuk mendapatkan kombinasi warna dan hasil cetak yang sempurna. Secara depault CorelDRAW X5 mengatur Color Management dapat diaktifkan dengan memilih menu Tools > Color Management > Default Settings...  Selanjutnya kotak dialog Default Color Management Settings akan terbuka, seperti gambar dibawah ini;


Mengatur Tipe Pewarnaan
CorelDRAW X5 juga menyediakan fasilitas Document Color Settings yang berfungsi untuk mengatur setting manajemen warna pada dokumen yang sedang aktif. Untuk menampilkan pada Menu Bar pilih Tools > Color Management > Document Settings... sehingga kotak dialog Document Color Settings terbuka, seperti gambar dibawah ini;


Untuk menghasilkan tampilan yang harmonis antara warna object yang tampak dilayar monitor dengan hasil cetakan object sebaiknya diatur pola pewarnaan berdasarkan tipe warna yang akan kita pakai. Pada CorelDRAW X5 kita dapat mengaturnya untuk masing-masing dokumen yang sedang aktif. Lakukan langkah dibawah ini untuk mengatur tipe/mode pewarnaan;
  1. Pada Menu Bar > klik Color Management > Document Settings...
  2. Sehingga muncul kotak dialog Document Color Settings
  3. Kemudian arahkan cursor pada bagian Edit document color settings, dan klik pada opsi Assign different color profiles.
  4. Selanjutnya, pada bagian Color Profiles lakukan pengaturan sebagai berikut;
  • RGB; ColorMatch RGB
  • CMYK; U.S. Web Coated (SWOP) v2
  • Grayscale; Dot Gain 20%


Untuk menghasilkan tampilan yang harmonis antara warna object yang tampak dilayar monitor dengan hasil cetakan object sebaiknya diatur pola pewarnaan berdasarkan tipe warna yang akan kita pakai. Pada CorelDRAW X5 kita dapat mengaturnya untuk masing-masing dokumen yang sedang aktif. Lakukan langkah dibawah ini untuk mengatur tipe/mode pewarnaan;
  1. Pada Menu Bar > klik Color Management > Document Settings...
  2. Sehingga muncul kotak dialog Document Color Settings 
  3. Kemudian arahkan cursor pada bagian Edit document color settings, dan klik pada opsi Assign different color profiles.
  4. Selanjutnya, pada bagian Color Profiles lakukan pengaturan sebagai berikut; RGB; ColorMatch RGB, CMYK; U.S. Web Coated (SWOP) v2, Grayscale; Dot Gain 20%
  5. Selanjutnya pada Primary Color Mode pilih opsi RGB
  6. Pada Rendering Intent pilih opsi Relative colormetric
  7. Klik OK untuk mengakhiri.

Mengatur Konfigurasi Warna pada Printer
Sebelum mencetak desain yang sudah kita buat sebaikknya kita mengatur
konfigurasi warna pada printer terlebih dahulu untuk mendapatkan keselarasan
antara tampilan warna object pada layar monitor dengan hasil cetakan.
Berikut langkah untuk mengatur konfigurasi warna pada printer;
  • Pada Menu Bar > tekan menu File > Print
  • Sehingga muncul kotak dialog Print seperti gambar dibawah ini
  • Klik tab Color
  • pilih opsi Print composite dan opsi Use Document color settings.


  •  Pilih opsi CorelDRAW pada bagian Color conversions performed by.
  • Pada Output colors as pilih opsi RGB jika kita menginginkan tipe warna dalam pencetakan dokumen.
  • Pada Correct colors using color profile; pilih opsi ColorMatch RGB jika kita menggunakan profil warna tersebur
  • Pada Rendering Intent; pilih opsi Relative colormetric
  • Tekan tombol Apply jika semua opsi telah terisi lengkap.